![]() |
| Tunawisma di Kota Blitar tidur di emperan toko. |
BLITAR, Saksimata.my.id - Puluhan tunawisma menjadikan emperan toko di sepanjang Jalan Mastrip Kota Blitar sebagai tempat tidur setiap malam. Saat pertokoan tutup dan jalan mulai lengang, mereka menggelar kardus bekas di atas trotoar untuk beristirahat.
Mayoritas tunawisma yang tidur di emperan tersebut merupakan lanjut usia. Mereka terlelap di tengah kebisingan kendaraan yang masih melintas, beralaskan kardus lusuh tanpa perlindungan memadai.
Pada siang hari, para tunawisma itu bertahan hidup dengan mengamen dan mengemis di sejumlah titik kota. Emperan toko di Jalan Mastrip menjadi satu-satunya tempat bernaung ketika malam tiba.
“Dari dulu sudah ada di situ, Jalan Mastrip jadi tempat tidur para tunawisma,” kata Heri, warga Kota Blitar, Kamis (5/2/2026).
Kondisi ini mencolok karena lokasi tersebut hanya berjarak sekitar satu kilometer dari Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar. Ketimpangan terlihat jelas antara pusat pemerintahan dan kehidupan warga rentan di sekitarnya.
Keberadaan tunawisma lansia di Jalan Mastrip telah menjadi pemandangan rutin yang seolah diabaikan. Warga menduga sebagian dari mereka tidak memiliki tempat tinggal tetap dan kemungkinan berasal dari luar daerah.
Situasi tersebut dinilai bertolak belakang dengan klaim keberhasilan Pemkot Blitar dalam penanganan kemiskinan. Data tahun 2024 menyebutkan Kota Blitar tidak lagi memiliki penduduk miskin ekstrem.
Namun, keberadaan tunawisma yang tidur di emperan toko dinilai mencoreng capaian tersebut dan menuntut perhatian serius dari pemerintah daerah. (Red)
