![]() |
| Jajaran Stamaops Polri meninjau 2 titik vital di jalur Puncak Bogor untuk memastikan kesiapan maksimalkan pengamanan libur Lebaran dalam Operasi Ketupat 2026. (dok Istimewa) |
BOGOR, Saksimata.my.id - Jajaran Staf Utama Kapolri Bidang Operasi (Stamaops) Polri meninjau dua titik krusial di jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu (14/03/2026), untuk memastikan kesiapan pengamanan libur Lebaran melalui Operasi Ketupat 2026. Titik yang diperiksa adalah Pos Terpadu Jenderal Hoegeng Gadog dan Pos Pelayanan (Posyan) Gunung Mas.
Supervisi dipimpin Karobinops Stamaops Polri Brigjen Auliansyah Lubis dan Penata Kebijakan Kapolri Utama Tk II Stamaops Polri Brigjen Tri Atmodjo, didampingi Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto serta jajaran Pejabat Utama Polres Bogor.
Di Pos Terpadu Jenderal Hoegeng Gadog, tim mengecek pusat kendali K3I serta inovasi fasilitas pelayanan masyarakat bertema 'Timur Tengah Aladin'. Kesiapan personel gabungan dari Polres Bogor, Sabhara, hingga Brimob Mabes Polri menjadi fokus utama untuk memastikan respons cepat terhadap dinamika arus lalu lintas.
Selanjutnya, pengecekan dilakukan di Posyan Gunung Mas, dengan fokus optimalisasi rest area sebagai titik transit kendaraan saat rekayasa lalu lintas one way diterapkan. Tim Stamaops Polri memberi apresiasi atas integrasi kelancaran arus lalu lintas dan dukungan terhadap UMKM lokal di kawasan tersebut.
AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan, “Gadog dan Gunung Mas adalah kunci pengelolaan arus di jalur Puncak. Kami memastikan sarana pendukung dan personel siap siaga untuk memberi rasa aman bagi pemudik dan wisatawan.”
Secara keseluruhan, Stamaops Polri menilai kesiapan infrastruktur dan manajemen operasional Polres Bogor positif. Sinergi pusat komando di Gadog dan titik pelayanan di Gunung Mas diharapkan menjaga kamseltibcarlantas selama Operasi Ketupat 2026 berlangsung. (Red)
