MOJOKERTO, Saksimata.my.id - Sebanyak 25 advokat turun langsung mengawal perkara hukum yang menjerat Amir, menandai eskalasi serius dalam upaya pencarian keadilan atas kasus yang kini menjadi sorotan publik. Tim hukum menunjukkan kekuatan penuh dengan mendatangi Polres Mojokerto untuk membesuk sekaligus memberikan pendampingan intensif kepada kliennya.
Dalam kunjungan tersebut, istri dan anak Amir turut hadir memberikan dukungan moril di tengah tekanan proses hukum. Meski hanya lima pengacara yang hadir secara fisik, mereka mewakili total 25 advokat yang tergabung dalam tim, mempertegas soliditas dan keseriusan pengawalan perkara ini.
Salah satu kuasa hukum, M. Taufik, menegaskan pihaknya tidak akan berhenti pada proses di tingkat kepolisian. Ia menyebut langkah strategis tengah disiapkan, termasuk membawa kasus ini ke ranah legislatif guna membuka ruang pengawasan yang lebih luas.
“Kami akan membawa kasus ini ke Komisi V DPRD agar ada pengawasan dan keadilan bisa ditegakkan secara transparan,” ujar Taufik dalam keterangan pers di Polres Mojokerto, Selasa (31/3/2026).
Tak hanya itu, tim advokat juga telah mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap Amir. Langkah ini dinilai krusial sebagai bagian dari strategi hukum untuk memastikan proses berjalan objektif, tanpa tekanan, serta menghindari potensi kerugian terhadap klien.
Masuknya puluhan advokat dalam perkara ini mempertegas adanya perhatian serius terhadap dugaan kejanggalan dalam proses penegakan hukum. Kasus Amir kini tidak hanya menjadi urusan individu, tetapi berkembang menjadi isu publik yang mengundang pengawasan lebih luas terhadap kinerja aparat penegak hukum di Mojokerto.
(ANR)
