Pupuk Subsidi Tak Merata, Petani Didorong Beralih - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

25/04/2026

Pupuk Subsidi Tak Merata, Petani Didorong Beralih

 



PROBOLINGGO, Saksimata.my.id - Lembaga Pengembangan Pertanian LPPNU Kabupaten Probolinggo menggelar pertemuan kedua guna membahas rancangan kerja organisasi. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman salah satu anggota yang juga pelaku UMKM madu tawonMADU MU” di Dusun Gunung Puyuh RT 05 RW 02, Desa Purut, Kecamatan Lumbang.

Pertemuan ini dihadiri perwakilan pengurus, yakni wakil ketua dan sekretaris, lantaran ketua berhalangan hadir karena agenda bersamaan dengan undangan PCNU Kota Probolinggo. Agenda utama berfokus pada isu strategis sektor pertanian, terutama distribusi pupuk bersubsidi yang dinilai belum merata di kalangan petani.

Dalam forum tersebut, Ustadz Basori menyoroti persoalan pendataan dalam sistem E-RDKK yang menjadi salah satu penyebab belum optimalnya penyaluran pupuk bersubsidi. Ia menyebut sejumlah petani belum terdaftar atau belum mengajukan, sehingga tidak mendapatkan haknya secara proporsional.

Basori juga mengkritisi ketergantungan petani terhadap pupuk pabrikan di tengah kebijakan efisiensi anggaran negara. Ia menawarkan solusi alternatif dengan mendorong pemanfaatan pupuk kandang melalui proses fermentasi menjadi pupuk organik.

Menurutnya, penggunaan pupuk organik tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pupuk subsidi, tetapi juga menjaga keseimbangan pH tanah serta mempertahankan kesuburan lahan dalam jangka panjang. “Ini menjadi langkah strategis agar petani lebih mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sekretaris LPPNU, Haipur, yang turut mendalami praktik pupuk organik, mengamini gagasan tersebut. Ia menilai penerapan sistem pertanian organik memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Pertemuan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antaranggota sebagai bentuk penguatan solidaritas organisasi. (Ma'at S)

Post Top Ad