AKBP Indra Maulana Resmi Jabat Kapolres Boyolali - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

13/01/2026

AKBP Indra Maulana Resmi Jabat Kapolres Boyolali

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, saat diwawancara di Polres Boyolali, Selasa (13/1/2026).

BOYOLALI, Saksimata.my.id – Kepemimpinan Polres Boyolali resmi berganti. AKBP Indra Maulana Saputra menggantikan AKBP Rosyid Hartanto dalam prosesi serah terima jabatan yang ditandai penyambutan pedang pora di Mapolres Boyolali, Selasa (13/1/2026).

Indra mengakui memiliki kedekatan emosional dengan pendahulunya. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2006 itu merupakan junior Rosyid Hartanto, yang kini menjabat Wakapolrestabes Surabaya.
“Saya junior beliau. Beliau adalah dankikor saya, sehingga apa pun perintahnya selalu saya laksanakan,” ujar Indra.

Jabatan Kapolres Boyolali menjadi pengalaman pertama Indra memimpin satuan wilayah sebagai kapolres. Karena itu, ia berharap tetap mendapat arahan dan bimbingan dari seniornya agar dapat menjalankan tugas secara optimal.

Sebelum dipercaya memimpin Polres Boyolali, Indra bertugas sebagai Kasubbag Lekgassus Baggassus Robinkar SSDM Polri. Ia merupakan putra daerah Sukabumi, Jawa Barat, dengan rekam jejak penugasan di Jambi, Jawa Barat, Jakarta, dan kini pertama kali bertugas di wilayah Polda Jawa Tengah.

Indra meminta dukungan dan doa restu masyarakat Boyolali agar dapat mengemban amanah dengan baik. Ia menegaskan komitmennya melanjutkan program-program yang telah berjalan serta meningkatkan pelayanan publik.
“Kami akan bersinergi dengan seluruh stakeholder demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, AKBP Rosyid Hartanto menyampaikan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu disempurnakan, terutama terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi. Ia juga menekankan pentingnya akselerasi penerapan KUHP dan KUHAP baru.

Selain itu, Rosyid berpesan agar Polres Boyolali memberi perhatian serius pada penanganan kasus perlindungan perempuan dan anak, penipuan daring, serta peredaran narkoba yang menyasar anak dan remaja.
Kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba harus ditindak tegas,” pungkasnya. (Red)

Post Top Ad