Oknum Satlantas Bantu Lansia Menyeberang di Poros Pagi - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

04/02/2026

Oknum Satlantas Bantu Lansia Menyeberang di Poros Pagi

Seorang oknum Satlantas membantu warga lansia menyeberang jalan di tengah padatnya arus lalu lintas pagi di Poros Probolinggo Kabupaten, sebagai bagian dari pelayanan dan pengamanan pengguna jalan.


PROBOLINGGO, Saksimata.my.id — Aktivitas Poros Pagi Satlantas Polres Probolinggo Kabupaten menarik perhatian masyarakat. Di tengah padatnya arus lalu lintas pagi, tampak seorang oknum anggota Satlantas membantu seorang warga lanjut usia menyeberang jalan di salah satu titik rawan kecelakaan, Selasa pagi.

Peristiwa itu terjadi saat arus kendaraan roda dua dan roda empat didominasi pekerja dan pelajar. Lansia tersebut terlihat kesulitan menyeberang akibat derasnya lalu lintas. Oknum Satlantas yang tengah bertugas langsung menghentikan arus kendaraan dan menggandeng warga tersebut hingga aman ke seberang jalan.

Oknum Satlantas yang bersangkutan mengatakan tindakan itu dilakukan spontan sebagai bagian dari tugas pelayanan.

Oknum anggota Satlantas Polres Probolinggo Kabupaten mengatur arus lalu lintas pagi di jalur poros, guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.


“Kami di lapangan tidak hanya mengatur lalu lintas, tapi juga memastikan keselamatan pengguna jalan, terutama kelompok rentan seperti lansia,” ujarnya singkat.

Dari sudut pandang masyarakat, aksi tersebut dinilai positif dan mencerminkan wajah humanis kepolisian. Siti (42), warga sekitar lokasi, mengaku sering melihat lansia kesulitan menyeberang di jam sibuk.

“Pagi di sini ramai sekali. Kalau tidak dibantu, kasihan orang tua. Saya apresiasi polisi yang sigap,” katanya.

Namun, ada pula pandangan kritis dari pengguna jalan. Seorang pengendara motor menilai bantuan seperti ini seharusnya diiringi dengan penataan lalu lintas yang lebih permanen.

Oknum anggota Satlantas Polres Probolinggo Kabupaten mengatur arus lalu lintas pagi di jalur poros, guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.

“Bagus dibantu, tapi ke depan mungkin perlu zebra cross atau rambu tambahan, biar tidak selalu bergantung pada petugas,” ujarnya.

Secara terpisah, pengamat sosial lokal menilai kejadian ini menunjukkan dua sisi realitas di lapangan: masih tingginya risiko keselamatan pejalan kaki, sekaligus adanya peran individu aparat dalam menutup kekurangan sistem. Ia menekankan bahwa aksi kemanusiaan oknum patut diapresiasi, namun tidak boleh menutupi kebutuhan perbaikan infrastruktur lalu lintas.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di lokasi terpantau kembali normal, sementara aksi singkat oknum Satlantas tersebut menuai respons positif dari masyarakat sekitar.(Fahrul Mozza)



Post Top Ad