Pemkot Surabaya Kebuti Perbaikan Jalan Rusak - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

21/02/2026

Pemkot Surabaya Kebuti Perbaikan Jalan Rusak

Satgas khusus Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya memperbaiki salah satu jalan berlubang di Jalan Raya Bukit Darmo, Surabaya, Jumat (20/2/2026).


SURABAYA, Saksimata.my.id - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan komitmennya memperbaiki setiap laporan jalan berlubang dalam waktu maksimal 1×24 jam menyusul meningkatnya kerusakan jalan akibat tingginya intensitas hujan sejak awal tahun.

Kerusakan jalan bahkan memicu kecelakaan fatal pada Selasa (17/2/2026) ketika dua pengendara motor terjatuh setelah melintasi jalan berlubang dan menabrak mobil. Peristiwa itu memperkuat urgensi percepatan penanganan demi keselamatan pengguna jalan.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Samsul Hariadi, mengatakan pemeliharaan jalan menjadi prioritas utama dengan mengerahkan satuan tugas khusus dari Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

“Satgas perbaikan jalan ada sembilan grup yang terbagi dalam lima rayon dan berkeliling setiap hari. Jika ada laporan langsung ditindaklanjuti untuk mempercepat perbaikan,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Ia menjelaskan laporan kerusakan diterima melalui berbagai kanal, termasuk aplikasi Wargaku, layanan darurat 112, serta pemantauan informasi masyarakat. Pemkot juga menyiapkan anggaran sekitar Rp40 miliar untuk pemeliharaan rutin jalan tahun ini.

Menurutnya, Pemkot tetap membantu penanganan kerusakan meski berada di ruas jalan nasional atau provinsi selama masih dapat ditangani melalui belanja barang dan jasa guna mencegah risiko kecelakaan.

Kepala DSDABM Surabaya, Hidayat Syah, menambahkan kapasitas personel telah ditingkatkan dari lima menjadi sembilan tim yang disebar di lima rayon agar respons lebih cepat.

“Kalau menunggu 24 jam sebenarnya terlalu lama. Kalau bisa lebih cepat tentu lebih baik,” katanya.

Selain tim siang hari, DSDABM juga mengoperasikan tim malam untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama menjelang Ramadan.

Hidayat menegaskan peran masyarakat sangat penting dalam pengawasan kondisi jalan karena luasnya wilayah Surabaya. Warga diminta aktif melaporkan kerusakan melalui aplikasi maupun layanan telepon darurat.

Sementara itu, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM, Dedy Purwito, menyebut pergerakan tim di lapangan berlangsung masif dengan dukungan armada dan peralatan lengkap guna menjaga kualitas perbaikan.

“Dalam sehari kami bisa menghabiskan 50 sampai 60 ton hotmix. Setiap tim membawa truk material serta alat pemadatan seperti stamper dan roller,” jelasnya.

Tim akan langsung menuju lokasi begitu menerima data koordinat atau foto dari kanal pengaduan resmi agar kerusakan segera ditangani sebelum meluas dan membahayakan pengguna jalan. (ANR)

Post Top Ad