Lomba Voli Rutan Kraksaan Disorot, Efektivitas Pembinaan Dipertanyakan - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

11/04/2026

Lomba Voli Rutan Kraksaan Disorot, Efektivitas Pembinaan Dipertanyakan



PROBOLINGGO, Saksimata.my.id - Rumah Tahanan (Rutan) Kraksaan di bawah Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menggelar lomba voli antar warga binaan, Sabtu (11/4/2026), sebagai bagian dari peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan. Kegiatan ini diklaim sebagai upaya pembinaan, namun memunculkan pertanyaan terkait efektivitas program dalam membentuk karakter warga binaan secara berkelanjutan.

Lomba tersebut disebut sebagai bagian dari program pembinaan yang tidak hanya menitikberatkan pada keterampilan, tetapi juga aspek fisik dan mental. Meski demikian, belum ada indikator terukur yang disampaikan pihak rutan terkait dampak nyata kegiatan terhadap perubahan perilaku warga binaan.

Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menyatakan kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai sportivitas, kerja sama, dan disiplin. Ia menegaskan momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan dimanfaatkan untuk kegiatan positif. Namun, pernyataan tersebut belum disertai evaluasi konkret atas keberhasilan program serupa sebelumnya.
Kasubsie Pelayanan Tahanan, M. Yasin, menambahkan bahwa kegiatan olahraga menjadi sarana penyaluran energi secara sehat dan produktif bagi warga binaan. Ia menyebut kompetisi ini mampu menjaga kebugaran dan membangun kebersamaan. Meski begitu, belum ada data yang menunjukkan kesinambungan manfaat kegiatan terhadap kondisi psikososial warga binaan pasca kegiatan.

Di lapangan, antusiasme peserta terlihat tinggi selama pertandingan berlangsung. Setiap tim menunjukkan kekompakan dan semangat kompetitif. Namun, suasana meriah tersebut belum tentu mencerminkan keberhasilan pembinaan jangka panjang yang menjadi tujuan utama sistem pemasyarakatan.
Rutan Kraksaan menyatakan komitmennya menghadirkan pembinaan yang humanis dan menyenangkan. Kegiatan olahraga diharapkan mampu meningkatkan kesehatan serta membentuk karakter positif warga binaan. Kendati demikian, pengawasan dan evaluasi berkelanjutan dinilai menjadi faktor krusial agar program tidak sekadar seremonial tahunan.
Momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan ini kembali menegaskan bahwa pembinaan di lingkungan rutan tidak hanya berorientasi pada penegakan aturan, tetapi juga pengembangan potensi diri. Namun, transparansi hasil dan akuntabilitas program menjadi tuntutan publik untuk memastikan efektivitas pembinaan benar-benar tercapai.
(Ma'at S)

Post Top Ad