![]() |
| Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin memimpin serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon Infanteri Raider 500/Sikatan di Mako Yonif Raider 500/Sikatan, Senin (20/4/2026), dengan penekanan pada penguatan profesionalisme dan kesiapan operasional prajurit. |
SURABAYA, Saksimata.my.id - Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin memimpin serah terima jabatan (sertijab) Komandan Batalyon Infanteri Raider 500/Sikatan di Mako Yonif Raider 500/Sikatan, Senin (20/4/2026), dengan penekanan pada penguatan profesionalisme dan kesiapan operasional prajurit.
Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan tidak sekadar seremonial, tetapi harus berdampak langsung pada peningkatan kinerja satuan di bawah Kodam V/Brawijaya.
“Pergantian kepemimpinan harus memperkuat profesionalisme dan kesiapan operasional prajurit,” tegasnya di hadapan sekitar 200 personel yang mengikuti upacara.
Sertijab dilakukan dari Danang Rahmayanto kepada Adiyanto Imam Adiyanto yang kini resmi menjabat Danyonif Raider 500/Sikatan. Proses pergantian ditandai penandatanganan berita acara dan penyerahan simbol komando sebagai legitimasi jabatan.
Sejumlah pejabat utama Kodam V/Brawijaya turut hadir, termasuk Kasdam, Irdam, Kapoksahli Pangdam, serta para komandan satuan jajaran. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan struktural terhadap proses regenerasi kepemimpinan di lingkungan TNI AD.
Rangkaian kegiatan juga diisi tradisi satuan, mulai dari penghormatan lambang hingga penciuman Pataka sebagai simbol loyalitas dan penguatan ikatan korps. Namun demikian, momentum ini juga menjadi sorotan terkait sejauh mana rotasi jabatan mampu berdampak nyata terhadap peningkatan profesionalisme prajurit di lapangan.
Pergantian komando di satuan tempur seperti Yonif Raider 500/Sikatan dinilai krusial, mengingat tuntutan kesiapan operasional yang tinggi serta dinamika tugas yang terus berkembang.
(Red)
