![]() |
| Marc Marquez |
JAKARTA, Saksimata.my.id - Pembalap Ducati, Marc Marquez, mengungkap adanya persoalan serius yang sempat menghambat proses pemulihannya menjelang comeback pada MotoGP Italia 2026 di Sirkuit Mugello akhir pekan ini. Setelah absen dalam dua seri balapan akibat cedera, Marquez akhirnya mendapat izin medis untuk kembali turun lintasan.
Rider berjuluk The Baby Alien itu sebelumnya mengalami patah tulang kaki dan cedera bahu usai terjatuh pada sprint race MotoGP Prancis awal Mei 2026. Cedera tersebut memaksanya menjalani operasi dan menepi dari dua seri balapan berturut-turut.
Meski telah dinyatakan pulih, Marquez mengaku sempat mengalami gangguan yang sulit terdeteksi selama masa pemulihan. Ia mengungkapkan lengan kanannya mendadak kehilangan tenaga tanpa disertai rasa sakit, sehingga kondisi tersebut tidak langsung disadarinya.
"Salah satu masalahnya adalah lengan saya tiba-tiba lemas tanpa rasa sakit. Jadi, saya tidak mendapat peringatan. Sarafnya tersentuh tetapi saya tidak mendapat peringatan, saya tidak menyadarinya," ungkap Marquez seperti dikutip dari Marca.
Menurut Marquez, gejala tersebut baru mulai dipahaminya saat menjalani tes di Jerez. Dalam kondisi adrenalin tinggi saat mengendarai motor, ia menyadari ada sesuatu yang tidak normal pada performa fisiknya.
"Sampai tes Jerez, saya tidak menyadari apa yang terjadi pada saya. Dengan adrenalin yang terpompa, saya sadar saya terlalu memaksakan diri dan saya berpikir, 'Astaga, apa yang terjadi di sini?' Saya tidak mengerti mengapa," katanya.
Pemeriksaan medis lebih lanjut kemudian mengungkap bahwa sekrup yang terpasang pada bahu kanannya menyentuh saraf tertentu. Kondisi tersebut menyebabkan lengan kehilangan kekuatan secara tiba-tiba meski tanpa menimbulkan rasa nyeri.
"Selama tes Jerez itulah saya benar-benar mencoba memahami apa yang terjadi pada saya dan saya melihat bahwa, dari waktu ke waktu, lengan saya akan tiba-tiba lemas. Saat itulah saya pergi ke dokter untuk memeriksanya dengan benar," ujarnya.
Marquez menjelaskan, gangguan tersebut terjadi pada posisi tertentu yang berkaitan dengan rotasi internal bahu. Ia menegaskan tidak merasakan sakit, namun fungsi lengan menjadi tidak stabil akibat tekanan pada saraf.
Diketahui, bahu kanan Marquez sebelumnya telah dipasangi sekrup pasca kecelakaan hebat di Sirkuit Mandalika pada Oktober 2025. Insiden itu merusak pelat lama yang terpasang di bahunya hingga berdampak pada saraf radial. Temuan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang akhirnya terungkap dalam proses investigasi medis menjelang kembalinya Marquez ke arena MotoGP musim 2026.
(Red)
