KRI Teluk Sangkulirang Siap Operasi Kembali - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

12/06/2026

KRI Teluk Sangkulirang Siap Operasi Kembali

 


JAKARTA, Saksimata.my.idKRI Teluk Sangkulirang-542 kembali memperkuat jajaran armada TNI Angkatan Laut setelah menyelesaikan program repowering atau peremajaan total sistem penggerak utama. Kapal perang jenis pendarat tank yang berada di bawah Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Komando Armada (Koarmada) II tersebut kini dinyatakan siap mendukung berbagai operasi maritim dan tugas pertahanan di wilayah perairan Indonesia.

Penyerahan kapal dilakukan setelah proyek peremajaan mesin yang dikerjakan Dinas Material Angkatan Laut (Dismatal) dinyatakan tuntas. Panglima Koarmada II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya menerima langsung kapal tersebut dari Sekretaris Dismatal Kolonel Laut (T) Hindarto dalam seremoni yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/6).

Program repowering dilakukan sebagai langkah pemeliharaan strategis terhadap unsur utama sistem senjata armada. Melalui proses tersebut, mesin lama yang mengalami penurunan performa diganti dengan unit baru guna meningkatkan keandalan operasional, efisiensi penggunaan bahan bakar, serta kemampuan manuver kapal saat menjalankan misi di laut.

Usai proses serah terima, jajaran komando melaksanakan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik dan kesiapan teknis kapal untuk memastikan seluruh sistem berfungsi sesuai standar operasional yang ditetapkan TNI AL.

Kepala Dinas Penerangan Koarmada II Kolonel Laut (P) Antonius Februar mengatakan peningkatan kemampuan sistem penggerak menjadi faktor penting dalam menjaga kesiapan tempur armada sekaligus memperpanjang daya operasi kapal saat melaksanakan penugasan.

“Peningkatan kemampuan sistem penggerak kapal ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan dan keandalan unsur dalam mendukung pelaksanaan operasi di laut,” ujar Antonius dalam keterangan yang diterima, Jumat (12/6).

Menurutnya, rampungnya program peremajaan mesin menempatkan KRI Teluk Sangkulirang-542 kembali dalam daftar unsur yang siap digerakkan untuk mendukung operasi maritim, patroli keamanan laut, hingga tugas angkutan pasukan dan logistik.

“Dengan selesainya program repowering, KRI Teluk Sangkulirang-542 diharapkan semakin siap melaksanakan berbagai tugas operasi dan memperkuat kemampuan Koarmada II dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perairan Indonesia,” katanya.

Berdasarkan data TNI AL, KRI Teluk Sangkulirang-542 merupakan kapal perang jenis medium landing ship kelas Frosch yang diproduksi galangan VEB Peenewerft di Wolgast, Jerman Timur, pada 1978. Kapal tersebut kemudian diakuisisi Pemerintah Indonesia dan resmi memperkuat armada Satuan Kapal Amfibi TNI AL sejak 9 Desember 1994.

Kapal dengan bobot sekitar 1.950 ton itu memiliki panjang 98 meter dan dirancang untuk mendukung operasi amfibi serta distribusi logistik dalam skala besar. Selain mampu mengangkut satu kompi pasukan marinir, kapal ini juga dapat membawa hingga 11 tank amfibi dalam satu kali pelayaran operasi.

Dalam mendukung tugas pertahanan, KRI Teluk Sangkulirang-542 dilengkapi sejumlah sistem persenjataan, termasuk meriam Bofors kaliber 40 milimeter serta kanon kaliber 37 milimeter dan 25 milimeter yang digunakan untuk menunjang kemampuan pertahanan kapal saat menjalankan misi di wilayah perairan nasional.

(Red)

Post Top Ad