![]() |
| ASESMEN: Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo melakukan asesmen di SDN II Sapih, Sabtu (24/1) setelah sekolah itu diterpa angin kencang. |
PROBOLINGGO, Saksimata.my.id – Angin kencang menerjang Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (24/1) pagi, mengakibatkan atap SD Negeri II Sapih mengalami kerusakan parah.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.20 WIB. Hembusan angin merusak atap gedung bagian barat yang terbuat dari asbes gelombang. Dampaknya, atap ruang kelas VI dan ruang kantor terlepas, disusul runtuhnya sejumlah plafon.
Kepala SDN II Sapih, Bahtiar Efendy, menyebut beberapa lembar asbes dan plafon sempat beterbangan di area sekolah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, satu siswa kelas IV bernama Wahyu mengalami luka ringan di lengan kanan akibat serpihan asbes.
“Petugas puskesmas sudah mendatangi rumah siswa untuk pemeriksaan dan penanganan medis. Kondisinya ringan,” ujarnya.
Demi keselamatan, pihak sekolah meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar pada hari yang sama. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan angin susulan.
“Kami pulangkan siswa lebih awal agar tidak terjadi hal yang membahayakan,” tambah Bahtiar.
Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke koordinator wilayah dan pengawas pendidikan Kecamatan Lumbang. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Probolinggo juga turun melakukan asesmen awal.
Petugas TRC BPBD, Lana, menyampaikan bantuan darurat berupa dua lembar terpal dan satu boks peralatan kebersihan telah disalurkan untuk penanganan sementara.
Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, memastikan kerusakan hanya terjadi pada atap bangunan sekolah. Nilai kerugian masih dalam proses pendataan.
“Hasil asesmen akan kami koordinasikan dengan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut,” pungkasnya. (Fahrul Mozza)
