Pelayanan Publik Probolinggo Raih Predikat A Nasional - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

12/01/2026

Pelayanan Publik Probolinggo Raih Predikat A Nasional

 

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo M. Sjaiful Efendi saat memimpin apel pagi bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo, Senin (12/1/2026)


KRAKSAAN, Saksimata.my.idKabupaten Probolinggo kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Berdasarkan hasil evaluasi terbaru Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB), pelayanan publik Kabupaten Probolinggo menempati peringkat ke-37 nasional dengan predikat A.

Capaian ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam mendorong reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Predikat A menunjukkan standar layanan di Kabupaten Probolinggo telah memenuhi kriteria tinggi yang ditetapkan pemerintah pusat.

Apresiasi atas raihan tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, M. Sjaiful Efendi, saat memimpin apel pagi ASN di Kantor Bupati Probolinggo, Senin (12/1/2026).

Menurut Sjaiful, predikat A merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang konsisten melakukan pembenahan sistem, tata kelola, serta budaya kerja pelayanan publik.

“Ini kabar yang patut kita syukuri. Pelayanan publik Kabupaten Probolinggo mendapat pengakuan nasional dengan predikat A. Artinya, kualitas layanan kita dinilai sangat baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil evaluasi tersebut menjadi indikator bahwa reformasi birokrasi yang dijalankan Pemkab Probolinggo mulai menunjukkan dampak nyata. Kesenjangan kualitas pelayanan dengan daerah-daerah rujukan nasional kini semakin menyempit.

“Jika dibandingkan dengan daerah maju seperti Banyuwangi, jaraknya sudah tidak terlalu jauh. Ini bukti kita berada di jalur yang tepat,” katanya.

Meski demikian, Sjaiful menegaskan predikat A bukan titik akhir. Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadikan capaian ini sebagai pemicu untuk meningkatkan kualitas layanan secara berkelanjutan.

“Tahun 2026 kita harus naik kelas. Jangan cepat berpuas diri. Seluruh perangkat daerah harus menyiapkan langkah konkret untuk memperbaiki pelayanan publik,” tegasnya.

Pemkab Probolinggo pun menargetkan mampu menembus 10 besar nasional ke depan. Target tersebut dinilai realistis jika seluruh ASN memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Sjaiful juga menekankan peran ASN sebagai garda terdepan pelayanan publik. Menurutnya, keberhasilan reformasi birokrasi sangat ditentukan oleh perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur.

“Pelayanan publik bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi wujud kehadiran pemerintah dalam melayani masyarakat. Kepercayaan publik harus terus dijaga,” pungkasnya.

Dengan predikat A dari KemenPAN RB, Kabupaten Probolinggo optimistis dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan publik demi terwujudnya pemerintahan yang profesional, bersih, dan melayani. (Red)

Post Top Ad