Masjid Agung Disiapkan Jadi Ikon Baru - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

24/02/2026

Masjid Agung Disiapkan Jadi Ikon Baru



PROBOLINGGO, Saksimata.my.id – Pemerintah Kota Probolinggo memaparkan desain renovasi eksterior Masjid Agung Raudlatul Jannah di Command Center Kantor Wali Kota, Selasa (24/2). Wali Kota Probolinggo Aminuddin menegaskan masjid tersebut akan dirancang menjadi ikon kota dengan konsep “Masjid Emas”.

Pemaparan dihadiri Pj Sekda Rey Suwigtyo, kepala perangkat daerah terkait, pengurus Badan Pengelola Masjid Agung Raudlatul Jannah (BPM ARJ), serta tim teknis perencana.

Wali Kota Aminuddin menyatakan renovasi tidak hanya menonjolkan estetika warna emas, tetapi juga integrasi kawasan masjid dengan alun-alun menjadi plaza semi-terbuka. Ruang kosong di antara dua menara diusulkan dimanfaatkan sebagai mini klinik bagi jemaah.

Penataan parkir akan diintegrasikan dengan akses menuju Stasiun Probolinggo dan alun-alun untuk mendukung pengembangan wisata religi terpadu. Menurutnya, pembangunan masjid dan alun-alun menjadi bagian dari penguatan identitas daerah.

Ketua BPM ARJ KH Abdul Azis RM menyebut desain eksterior telah melalui diskusi dan penyerapan aspirasi pengurus, termasuk usulan tanpa pagar, penyesuaian pagar, hingga pembesaran tulisan Raudlatul Jannah.

Pj Sekda Rey Suwigtyo menekankan pentingnya kejelasan konsep agar penganggaran dapat disesuaikan dengan kemampuan APBD, baik satu tahun maupun bertahap dua tahun. Penyusunan APBD 2027 dinilai menjadi momentum strategis untuk merealisasikan program tersebut.

Ketua Tim Teknis Robby Bustami menjelaskan desain eksterior diselaraskan dengan interior sebelumnya, terinspirasi arsitektur Masjid Agung Sultan Qaboos di Oman pada aspek bentuk dan warna.

Kepala DPUPR Kota Probolinggo Setiorini Sayekti menyebut estimasi RAB eksterior mencapai Rp 2,8 miliar dengan potensi eskalasi 10–20 persen. Ia menegaskan pentingnya kajian struktur, kelistrikan, dan kondisi atap sebelum pelaksanaan renovasi agar tidak menimbulkan persoalan teknis di kemudian hari.

Pembahasan teknis lanjutan akan dilakukan bersama DPUPR dan tim konsultan untuk mematangkan perencanaan, struktur, dan pembiayaan sebelum masuk tahap penganggaran. (Ma'at S)

Post Top Ad