PROBOLINGGO, Saksimata.my.id – RSUD Dokter Mohamad Saleh menggelar pembinaan bagi ASN terkait persoalan perceraian dan judi online di ruang pertemuan Edelweiss, Senin (23/2). Kegiatan dihadiri Wali Kota Probolinggo Aminuddin, Pj Sekda Rey Suwigtyo, Inspektur Puji Prastowo, serta diikuti sekitar 55 pegawai.
Direktur RSUD dr. Nurul Hasanah Hidayati mengungkapkan sejak Januari 2025 hingga 2026 tercatat lima pegawai menghadapi gugatan perceraian, satu kasus nikah siri, dan satu kasus baru dalam pembinaan akibat persoalan ekonomi serta niat bercerai.
“Persoalan ini berdampak pada kinerja dan memunculkan keluhan terhadap pelayanan tenaga kesehatan yang terlibat masalah tersebut,” ujarnya.
Wali Kota Aminuddin menegaskan pembinaan dilakukan untuk menjaga integritas dan disiplin ASN. Ia menyebut tingginya angka perceraian dan maraknya judi online di kalangan ASN menjadi persoalan serius karena ASN merupakan representasi pemerintah di tengah masyarakat.
“ASN harus profesional dalam bekerja sekaligus menjadi teladan dalam kehidupan pribadi dan sosial,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pernikahan merupakan komitmen jangka panjang yang harus dijaga dengan keharmonisan, sementara judi dalam bentuk apa pun hanya akan merugikan diri sendiri dan keluarga serta berdampak pada kinerja.
Melalui pembinaan ini, ASN RSUD diharapkan memperkuat komitmen menjaga keharmonisan keluarga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Probolinggo. (Ma'at S)
