PROBOLINGGO, Saksimata.my.id - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Probolinggo menggelar buka puasa bersama sekaligus menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Kraksaan, Rabu (11/3/2026) sore. Kegiatan bertema “Berkah Ramadhan, Merajut Kebersamaan” itu berlangsung di Kantor IDI Kabupaten Probolinggo, Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 21 Kraksaan.
Acara tersebut dihadiri Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo. Hadir pula penceramah KH. M. Syakur Dewa (Gus Dewa), pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid Patemon, Kecamatan Krejengan.
Kedatangan Bupati Haris dan rombongan disambut Ketua IDI Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi bersama jajaran pengurus serta anggota IDI. Dalam kegiatan itu, Bupati Haris dan Ketua IDI menyerahkan secara simbolis bantuan kepada warga terdampak banjir.
IDI menyalurkan 50 paket sembako dan 50 paket takjil bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kraksaan. Bantuan tersebut ditujukan untuk meringankan beban warga pascabencana banjir yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.
Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan profesi dokter bukan sekadar pekerjaan, melainkan bentuk pengabdian terhadap kemanusiaan. Menurutnya, dokter memiliki peran strategis menjaga kesehatan masyarakat, meski kerja mereka kerap tidak terlihat secara langsung.
Ia juga mengapresiasi kontribusi para dokter di Kabupaten Probolinggo yang terus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, pengabdian dokter kepada masyarakat berlangsung jauh lebih lama dibanding masa jabatan kepala daerah yang terbatas.
Sementara itu, Ketua IDI Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi menjelaskan kegiatan sosial tersebut bertujuan membantu warga terdampak banjir sekaligus memperkuat solidaritas antaranggota organisasi profesi dokter.
Menurutnya, pembagian puluhan paket sembako dan takjil merupakan bentuk kepedulian langsung IDI terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Bantuan itu diharapkan mampu meringankan kebutuhan warga selama bulan Ramadan.
Syahrudi juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Probolinggo, Kepala Dinas Kesehatan, serta para dokter senior yang hadir dan mendukung kegiatan sosial tersebut.
Selain kegiatan sosial, ia menyebut IDI Kabupaten Probolinggo selama setahun terakhir aktif menggelar berbagai program, mulai dari pengobatan massal, seminar kesehatan, hingga kegiatan kemanusiaan.
Ke depan, IDI Kabupaten Probolinggo juga berencana menggelar agenda Bromo Medic Run 2026 bekerja sama dengan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo serta mendapat dukungan dari IDI Jawa Timur dan IDI Pusat.
(Agus Dwi)
