Ratusan Warga Bersound System Dibubarkan - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

01/03/2026

Ratusan Warga Bersound System Dibubarkan

Ratusan warga dilaporkan berkumpul di area parkir Waduk Sangiran, Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Minggu (1/3/2026)


NGAWI, Saksimata.my.id - Ratusan warga berkumpul di area parkir Waduk Sangiran, Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Minggu (1/3/2026) pagi usai sahur, dengan membawa belasan kendaraan berisi perangkat sound system berdaya besar. Kepolisian setempat turun tangan setelah menerima laporan adanya potensi gangguan ketertiban umum.

Sekitar 400 orang terpantau memadati lokasi sejak pukul 05.30 WIB. Sedikitnya 18 mobil dilaporkan membawa perangkat pengeras suara. Aktivitas tersebut memicu kekhawatiran akan munculnya gangguan kamtibmas, termasuk kebisingan berlebihan dan potensi kerumunan tak terkendali di ruang publik.

Kapolsek Bringin AKP Sulis Baskoro bersama delapan personel mendatangi lokasi sekitar pukul 06.00 WIB untuk melakukan monitoring dan memberikan imbauan langsung. Polisi menegaskan agar warga tidak melakukan aktivitas yang berisiko mengganggu ketertiban, seperti balap liar, penggunaan petasan, maupun membunyikan sound system secara berlebihan.

Kehadiran aparat dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan serta mendukung pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang tengah digelar di wilayah hukum Polres Ngawi. Polisi mengingatkan bahwa kerumunan dengan perangkat audio besar berpotensi memicu gangguan sosial jika tidak dikendalikan.

Pendekatan persuasif ditempuh untuk menghindari gesekan di lapangan. Sekitar pukul 06.30 WIB, massa mulai membubarkan diri secara bertahap tanpa insiden. Meski demikian, aparat tetap melakukan pemantauan lanjutan di sekitar waduk guna mengantisipasi kemungkinan regrouping atau aktivitas serupa di waktu berikutnya.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan bahwa langkah preventif akan terus diperkuat menjelang Idulfitri 1447 H. Menurutnya, kehadiran polisi di lapangan bukan sekadar respons situasional, tetapi bagian dari strategi cipta kondisi untuk menekan potensi gangguan keamanan sejak dini.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di Waduk Sangiran dilaporkan aman dan kondusif. Namun aparat memastikan pengawasan akan tetap ditingkatkan guna mencegah kegiatan serupa berkembang menjadi gangguan ketertiban yang lebih luas selama momentum Ramadan. (Red)

Post Top Ad