
Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin melakukan peninjauan langsung terhadap pemeriksaan kesehatan kepala perangkat daerah usai apel pagi, Senin (6/4), di Puri Manggala Bakti. Langkah ini dinilai bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya memastikan kesiapan fisik pejabat di tengah tingginya tuntutan pelayanan publik.
PROBOLINGGO, Sasimata.my.id - Wali Kota Probolinggo Dokter Aminuddin melakukan peninjauan langsung terhadap pemeriksaan kesehatan kepala perangkat daerah usai apel pagi, Senin (6/4), di Puri Manggala Bakti. Langkah ini dinilai bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya memastikan kesiapan fisik pejabat di tengah tingginya tuntutan pelayanan publik.
Dalam peninjauan tersebut, wali kota memeriksa seluruh alur layanan, mulai dari registrasi hingga konsultasi medis. Ia juga berdialog dengan sejumlah pejabat dan tenaga kesehatan guna memastikan proses berjalan tanpa hambatan, sekaligus menggali kondisi riil kesehatan aparatur di lapangan.
Pemeriksaan yang dilakukan mencakup berbagai indikator vital seperti tinggi dan berat badan, tekanan darah, kadar gula, kolesterol, hingga tes spirometri untuk mendeteksi gangguan pernapasan. Selain itu, edukasi terkait pola hidup sehat, olahraga rutin, dan pengaturan konsumsi makanan turut diberikan sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular yang rentan menyerang usia produktif.
Aminuddin menegaskan bahwa kondisi kesehatan pejabat memiliki korelasi langsung terhadap kualitas pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa beban kerja tinggi tanpa dukungan fisik yang prima berpotensi menurunkan kinerja birokrasi secara keseluruhan.
“Pelayanan kepada masyarakat harus didukung oleh kondisi kesehatan yang optimal. Pemeriksaan seperti ini penting dilakukan secara berkala,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan. Menurutnya, tanpa pengawasan rutin, risiko kesehatan dapat berkembang tanpa terpantau dan berdampak pada jalannya roda pemerintahan.
“Kalau kepala perangkat daerah sehat, kinerja organisasi juga akan lebih optimal. Ini bagian dari menjaga pelayanan publik tetap maksimal,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinkes PPKB Kota Probolinggo Dokter Intan Sudarmaji menyebut seluruh hasil pemeriksaan akan direkap dan dilaporkan kepada wali kota untuk ditindaklanjuti dalam perencanaan kebijakan berikutnya, termasuk langkah intervensi jika ditemukan indikasi masalah kesehatan.
Pelaksanaan pemeriksaan berkala ini diharapkan tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar mendorong kesadaran pejabat akan pentingnya menjaga kesehatan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tanggung jawab pelayanan publik. (Robi Dwi)
