Model Bisnis Kopdes Disorot, Diduga Dipaksakan - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

07/04/2026

Model Bisnis Kopdes Disorot, Diduga Dipaksakan

 

Pakar ekonomi Jombang M. Thamrin Bey, mengingatkan Kopdes Merah Putih merupakan entitas usaha yang seharusnya dibangun bertahap. Bukan langsung dipaksakan menjalankan bisnis besar. Menurutnya, memulai dari sesuatu yang bisa dijangkau menjadi kunci keberhasilan koperasi.


JOMBANG, Sasimata.my.id - Pakar ekonomi asal Jombang, M. Thamrin Bey, melontarkan kritik tajam terhadap model bisnis Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dinilai terkesan dipaksakan untuk langsung menjalankan usaha berskala besar tanpa tahapan yang jelas. Ia menegaskan bahwa koperasi sebagai entitas usaha semestinya dibangun secara bertahap, bukan didorong untuk instan beroperasi dalam skema besar.

Thamrin menilai pendekatan yang digunakan saat ini berpotensi mengabaikan prinsip dasar pengembangan koperasi. Menurutnya, langkah memulai dari sektor kecil yang realistis justru menjadi fondasi utama keberhasilan. Ia juga mengingatkan adanya indikasi intervensi atau “penjokian” dalam operasional yang dapat merusak kemandirian koperasi sejak awal berdiri.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa pemaksaan koperasi untuk langsung terjun ke bisnis besar tanpa kesiapan matang membuka risiko serius. Ketiadaan perencanaan komprehensif, lemahnya infrastruktur pendukung, serta minimnya sumber daya manusia yang kompeten dinilai dapat berujung pada kerugian besar, bahkan berpotensi merugikan keuangan negara apabila fasilitas pemerintah tidak dimanfaatkan secara optimal.

Thamrin menegaskan bahwa pendekatan bertahap merupakan satu-satunya jalan rasional dalam membangun koperasi yang sehat. Ia mendorong agar pengurus memulai dari usaha kecil yang terukur, sembari meningkatkan kapasitas dan pengalaman secara berkelanjutan. Dengan pola tersebut, koperasi diyakini dapat tumbuh secara organik dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa, tanpa harus terjebak dalam ambisi bisnis yang prematur. (Red)


Post Top Ad