TANGERANG, Saksimata.my.id - Kepolisian menangkap seorang pria berinisial KM yang diduga menjadi pelaku serangkaian penyerangan menggunakan senjata tajam terhadap warga di wilayah Cibodas, Kota Tangerang, Banten. Penangkapan dilakukan setelah penyidik mengembangkan laporan sejumlah korban dan mengumpulkan bukti dari beberapa lokasi kejadian yang sempat viral di media sosial.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengatakan KM diamankan di kediamannya di kawasan Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (11/7) sekitar pukul 11.30 WIB.
Menurut Jauhari, identitas terduga pelaku berhasil diungkap melalui rangkaian penyelidikan yang melibatkan pemeriksaan korban, saksi, serta hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat proses penangkapan berlangsung, terduga pelaku disebut sempat melakukan perlawanan sebelum akhirnya diamankan petugas sesuai prosedur.
"Setelah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan berbagai petunjuk di lapangan, anggota berhasil mengidentifikasi keberadaan pelaku. Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan pengamanan sesuai prosedur," ujar Jauhari.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menduga KM menjalankan aksinya dengan mendekati korban menggunakan sepeda motor, kemudian melukai korban menggunakan benda tajam sebelum meninggalkan lokasi.
Salah satu peristiwa yang diselidiki terjadi pada 11 Mei 2026 di Jalan Sawo X, Kelurahan Cibodasari. Korban bernama Sunarah mengaku baru selesai berolahraga dan sedang mengendarai sepeda ketika seorang pengendara sepeda motor mendekat dari arah belakang. Korban awalnya hanya merasakan sensasi seperti tersengat, namun setelah tiba di tempat kerja ditemukan luka robek pada bagian punggung kanan dan selanjutnya menjalani pemeriksaan medis serta visum.
Kasus serupa kembali dilaporkan pada 9 Juli 2026 di Jalan Bawang VII, Kelurahan Cibodasari. Korban kedua, Malik, diduga diserang dari belakang saat berjalan menuju minimarket. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian pinggang kanan dan mendapat penanganan medis berupa dua jahitan.
Berbekal laporan kedua korban, penyidik melakukan pendalaman hingga mengidentifikasi dan menangkap terduga pelaku. Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam yang diduga digunakan saat beraksi, serta pakaian yang dikenakan terduga pelaku.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif dugaan penyerangan tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain yang mengalami peristiwa dengan pola serupa. Polisi juga terus mengumpulkan alat bukti untuk memastikan rangkaian kejadian yang dilaporkan.
"Kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap pelaku dan mendalami kemungkinan adanya korban lain. Masyarakat yang merasa pernah mengalami kejadian serupa diharapkan segera melapor agar dapat dilakukan pendalaman," kata Jauhari.
Kepolisian menegaskan proses penyidikan masih berlangsung. Status hukum dan dugaan tindak pidana akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan, alat bukti, serta ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat juga diimbau tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada penyidik.
(Red)
