Benteng Kedung Cowek, Saksi Sejarah Surabaya

 



Benteng Kedung Cowek, Saksi Sejarah Surabaya


SURABAYA, Saksimata.my.idBenteng Kedung Cowek merupakan salah satu bangunan bersejarah peninggalan Hindia Belanda yang berdiri sejak tahun 1900. Berlokasi di Surabaya, Jawa Timur, benteng ini menjadi saksi bisu perjalanan sejarah bangsa, termasuk Peristiwa 10 November 1945 yang kini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Pada masa penjajahan Belanda, Benteng Kedung Cowek difungsikan sebagai gudang persenjataan dan amunisi. Bangunan ini menjadi bagian dari sistem pertahanan militer Belanda yang membentang dari wilayah Surabaya hingga Gresik, dengan luas area mencapai sekitar 71.876 meter persegi.

Benteng Kedung Cowek

Peran strategis benteng ini semakin menonjol saat meletusnya pertempuran 10 November 1945. Benteng Kedung Cowek menjadi salah satu titik pertahanan Pasukan Sriwijaya dalam menghadapi serangan sekutu.

Pasukan Sriwijaya merupakan kelompok pemuda pejuang yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera, seperti Tapanuli, Aceh, dan Deli Serdang. Mereka awalnya hanya singgah di Surabaya, namun kemudian bergabung dengan pasukan tempur Arek-arek Surabaya di bawah pimpinan Wiliater Hutagalung.

Benteng Kedung Cowek

Bersama pejuang Surabaya, Pasukan Sriwijaya berperan penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang saat itu kembali terancam oleh kehadiran pasukan sekutu. Hingga kini, Benteng Kedung Cowek tetap menjadi simbol perjuangan dan saksi sejarah heroisme rakyat Surabaya dalam mempertahankan kemerdekaan. (Red)

Alt/Text Gambar
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak