Panglima TNI Ucapkan Selamat Hari Bela Negara 19 Desember 2026

 



JAKARTA, Saksimata.my.id – Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Jenderal TNI Agus Subiyanto, menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Bela Negara (HBN) ke-78, 19 Desember 2026, kepada seluruh rakyat Indonesia di manapun berada.

Peringatan Hari Bela Negara menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan kesadaran kolektif seluruh komponen bangsa dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa bela negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, melainkan kewajiban konstitusional seluruh warga negara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Bela negara adalah panggilan sejarah dan tanggung jawab bersama seluruh anak bangsa untuk mempertahankan eksistensi, kedaulatan, dan kehormatan Indonesia,” ujar Panglima TNI.

Menurutnya, tantangan bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari ancaman militer dan nonmiliter, disrupsi teknologi, perang informasi, hingga ancaman ideologi dan sosial budaya. Oleh karena itu, semangat bela negara harus terus diaktualisasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui peringatan Hari Bela Negara 2026, Panglima TNI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen kebangsaan, menjaga persatuan, serta berperan aktif sesuai profesi dan peran masing-masing demi Indonesia yang aman, kuat, dan berdaulat.

Jenderal TNI Agus Subiyanto, Panglima TNI, menyampaikan pernyataan resmi sebagai berikut:

“Hari Bela Negara adalah pengingat bahwa setiap warga negara Indonesia, tanpa terkecuali, memiliki hak sekaligus kewajiban untuk membela negara. Bela negara bukan semata-mata angkat senjata, tetapi wujud kecintaan, pengabdian, dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara dalam berbagai bidang kehidupan.”

Siapa yang Berhak dan Berkewajiban Melakukan Bela Negara

Menurut Panglima TNI, seluruh warga negara Indonesia berhak dan wajib melaksanakan bela negara, termasuk:
1. Aparatur negara dan TNI-Polri
2. Aparatur sipil negara
3. Pelajar, mahasiswa, dan akademisi
4. Pekerja, pelaku usaha, dan profesional
5. Tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh lapisan rakyat

Bela negara adalah tanggung jawab kolektif yang dilaksanakan sesuai dengan kapasitas, profesi, dan peran masing-masing.

Bentuk Tindakan Nyata Bela Negara

Panglima TNI menegaskan bahwa bela negara dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, antara lain:
1. Menjaga persatuan dan toleransi di tengah keberagaman bangsa
2. Taat hukum dan menjunjung nilai Pancasila serta UUD 1945
3. Berprestasi dan berkarya positif untuk kemajuan bangsa
4. Melawan hoaks, radikalisme, dan disinformasi yang merusak persatuan
5. Berpartisipasi dalam upaya ketahanan nasional, baik di bidang pertahanan, ekonomi, sosial, budaya, maupun teknologi
6. Menumbuhkan semangat cinta tanah air dalam keluarga dan lingkungan sekitar

“Dengan bela negara yang dilakukan secara nyata dan berkelanjutan, kita membangun Indonesia yang tangguh, berdaulat, dan bermartabat di tengah dinamika global,” tegas Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Penutup
Peringatan Hari Bela Negara 19 Desember 2026 diharapkan menjadi momentum refleksi dan aksi nyata seluruh komponen bangsa untuk terus menjaga Indonesia, bukan hanya hari ini, tetapi untuk generasi yang akan datang.


Dirgahayu Hari Bela Negara 2026.

Bela Negara adalah Kita Semua.

Alt/Text Gambar
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak