![]() |
| Polda Riau menggelar konferensi pers akhir tahu 2025 di Mapolda Riau, Minggu (28/12/2025) (dok. Polda Riau) |
PEKANBARU, Saksimata.my.id — Perang melawan narkoba di Riau mencatat lonjakan signifikan. Sepanjang 2025, Polda Riau bersama polres jajaran membongkar ribuan kasus narkotika dengan total barang bukti senilai Rp 892,8 miliar. Ribuan tersangka pun dijerat hukum.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyebut, penindakan masif ini diperkirakan menyelamatkan lebih dari 4,5 juta jiwa dari bahaya narkoba.
“Total nilai barang bukti mencapai Rp 892,8 miliar. Ini hasil kerja keras jajaran hingga tingkat polres,” kata Herry dalam rilis akhir tahun di Mapolda Riau, Minggu (28/12/2025).
![]() |
| Polda Riau menggagalkan narkoba senilai Rp 12,8 miliar di Pekanbaru. Sabu tersebut akan dikirim ke Surabaya. |
Sepanjang tahun ini, aparat mengungkap 2.487 perkara narkoba. Jumlah tersebut naik 234 kasus atau 10,3 persen dibandingkan 2024 yang mencatat 2.253 perkara.
Lonjakan juga terlihat pada jumlah tersangka. Sepanjang 2025, sebanyak 3.618 orang ditangkap, meningkat 298 tersangka atau 8,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Barang bukti yang disita didominasi narkotika jenis sabu dengan total 808,88 kilogram. Selain itu, polisi juga mengamankan 225.565 butir ekstasi, 76 kilogram ganja, 6.000 butir Happy Five, 4,3 kilogram heroin, 1,55 kilogram ketamin, 1.869 butir obat berbahaya, serta 517 happy water.
Pengungkapan besar terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Siak, Pelalawan, Bengkalis, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, hingga Kota Pekanbaru. Dalam kasus-kasus tersebut, polisi menyita puluhan kilogram sabu dan ribuan butir ekstasi.
Dari total tersangka, 3.404 merupakan laki-laki, 214 perempuan, serta 14 anak di bawah umur. Ditresnarkoba Polda Riau menjadi penyumbang terbesar pengungkapan sabu dengan total lebih dari 442 kilogram.(Red)

