![]() |
| Proses loading bantuan genset ke pesawat C-130 Hercules TNI AU untuk didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh. (Foto: Dok. Dispenau) |
JAKARTA, Saksimata.my.id - TNI Angkatan Udara mengerahkan lima pesawat angkut C-130 Hercules dan C-130J Super Hercules untuk mendistribusikan 1.000 unit genset listrik ke wilayah Aceh yang terdampak bencana.
Pengiriman genset ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna memastikan ketersediaan listrik sementara bagi masyarakat, khususnya di daerah dengan infrastruktur kelistrikan yang rusak.
Kementerian ESDM mencatat sebanyak 224 desa di Aceh masih belum teraliri listrik, dengan dampak terhadap sekitar 35.000 rumah tangga. Kondisi tersebut mendorong percepatan distribusi genset sebagai solusi darurat pemulihan pasokan listrik.
Bantuan genset akan diprioritaskan ke wilayah yang infrastrukturnya belum pulih, terutama Kabupaten Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.
Genset berkapasitas 5–7 KVA itu diperkirakan mampu melayani lima hingga sepuluh rumah per unit. Selain untuk kebutuhan rumah tangga, genset juga disalurkan ke tenda-tenda pengungsian guna menunjang aktivitas warga.
Lima pesawat angkut TNI AU diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Lanud Sultan Iskandar Muda, Bandara Malikussaleh, dan Bandara Rembele pada Sabtu (27/12/2025). Selanjutnya, bantuan didistribusikan ke daerah yang membutuhkan pasokan listrik darurat.
“TNI AU berkomitmen mendukung percepatan pemulihan pascabencana dengan mengoptimalkan mobilitas udara dan memperkuat koordinasi lintas instansi,” demikian keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), dikutip halaman resmi dari Website resmi Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau). Minggu (28/12/2025).(Red)
