Diduga LPG Bocor, Rumah di Jenu Terbakar - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

12/02/2026

Diduga LPG Bocor, Rumah di Jenu Terbakar

Sebuah rumah milik Sanipan, warga Dusun Jabung, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, mengalami kebakaran pada Kamis (12/2/2025) pagi. Peristiwa yang diduga dipicu kebocoran gas LPG itu menghanguskan sebagian bangunan dan sejumlah barang dagangan, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp7,2 juta.


TUBAN, Saksimata.my.id - Sebuah rumah milik Sanipan, warga Dusun Jabung, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, terbakar pada Kamis (12/2/2025) pagi. Kebakaran diduga dipicu kebocoran gas LPG dan menyebabkan kerugian material sekitar Rp7,2 juta.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.22 WIB. Laporan diterima Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban dari pemilik rumah, yang kemudian langsung menerjunkan personel ke lokasi.

Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Tuban, Sutji, mengatakan dua unit mobil pemadam dari Pos Damkar Mako dikerahkan bersama 10 personel. Petugas tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) pukul 07.32 WIB.

Saat tiba, api utama telah dipadamkan warga dibantu sejumlah personel yang baru kembali dari piket Pos Bancar. Tim Damkar kemudian melakukan pembasahan dari pukul 07.32 hingga 07.58 WIB untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

“Luas area terbakar sekitar 3×7 meter dari total bangunan 7×16 meter. Tidak ada korban jiwa,” ujar Sutji.

Sejumlah barang dilaporkan ikut terbakar, di antaranya dua unit kulkas, 20 liter bensin, serta 10 dus terasi yang merupakan stok usaha toko milik korban. Sebagian besar bangunan rumah dan toko berhasil diselamatkan.

Berdasarkan keterangan pemilik, ledakan terjadi saat istrinya menyalakan kompor. Dugaan sementara, terjadi kebocoran LPG yang kemudian menyambar bensin eceran di lokasi sehingga api cepat membesar.

Petugas mengimbau warga rutin memeriksa kondisi tabung, selang, dan regulator LPG serta tidak menyimpan bahan bakar mudah terbakar di dekat sumber api guna mencegah kejadian serupa. (Red)

Post Top Ad