PT POMI Perkuat Inklusivitas Lewat Nobar Disabilitas - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

16/05/2026

PT POMI Perkuat Inklusivitas Lewat Nobar Disabilitas



PROBOLINGGO, Saksimata.my.id – PT Paiton Operation and Maintenance Indonesia (POMI) kembali menggelar kegiatan sosial berbasis inklusivitas melalui nonton bareng (nobar) film “Na Willa” yang melibatkan keluarga besar perusahaan serta penyandang disabilitas dari SLB Negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di CGV Kota Probolinggo tersebut diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri atas karyawan PT POMI, keluarga karyawan, siswa SLB Negeri Kraksaan, guru, serta orang tua siswa.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat sekaligus mendorong terciptanya ruang interaksi yang lebih inklusif bagi penyandang disabilitas.

Film “Na Willa” dipilih karena mengangkat nilai kebersamaan, penghormatan terhadap perbedaan, serta pentingnya empati dalam kehidupan bermasyarakat.

HCFC Manager PT POMI, Rochman Hidayat, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga menjadi media untuk mempererat hubungan sosial antara perusahaan dan masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat saling menghargai, menyayangi, dan menghormati dalam setiap perbedaan,” ujar Rochman.

Menurutnya, keterlibatan penyandang disabilitas dalam berbagai kegiatan sosial perlu terus diperluas guna membangun lingkungan yang lebih terbuka dan setara.

“Kami berharap nilai kebersamaan, saling menyayangi, dan menghormati dapat terus tumbuh menjadi budaya yang menguatkan hubungan antar sesama,” katanya.

Sepanjang kegiatan berlangsung, interaksi antara peserta dari lingkungan perusahaan dan keluarga besar SLB Negeri Kraksaan terlihat berlangsung hangat. Momen tersebut dinilai menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghormatan terhadap hak-hak penyandang disabilitas.

Rochman menambahkan, perusahaan berharap kegiatan serupa dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif.

“Melalui kegiatan ini kami berharap semangat inklusivitas dan penghormatan terhadap penyandang disabilitas dapat terus tumbuh di tengah masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan sosial yang lebih ramah, setara, dan penuh empati,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SLB Negeri Kraksaan, Wulandoko, menilai kegiatan nobar film “Na Willa” memiliki nilai edukatif karena mengangkat pesan tentang keberagaman, kesetaraan, dan penghormatan terhadap perbedaan.

“Kegiatan nobar film Na Willa ini sangat positif karena memberikan ruang yang setara bagi teman-teman disabilitas untuk menikmati karya seni dan hiburan seperti masyarakat pada umumnya. Film ini juga sarat pesan moral tentang inklusivitas, keberagaman, dan pentingnya saling menghargai perbedaan,” ungkap Wulandoko.

Ia menyebut film tersebut memberikan pembelajaran mengenai pentingnya hidup berdampingan dalam keberagaman tanpa memandang latar belakang budaya maupun kondisi fisik seseorang.

“Film ini mengajarkan bahwa perbedaan suku, budaya maupun kondisi fisik bukanlah penghalang untuk hidup rukun dan saling mendukung. Nilai seperti inilah yang perlu terus ditanamkan kepada masyarakat sejak dini,” jelasnya.

Wulandoko juga mendorong peningkatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di sektor hiburan, termasuk penyediaan fasilitas pendukung di bioskop dan industri kreatif.

“Kami berharap semakin banyak bioskop dan pelaku industri kreatif menyediakan fasilitas aksesibilitas seperti subtitle untuk teman tuli maupun layanan pendukung lainnya sehingga penyandang disabilitas benar-benar merasakan hak yang sama dalam menikmati ruang publik dan hiburan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi kepada PT POMI dan tim Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah melibatkan siswa SLB Negeri Kraksaan dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada PT POMI dan CSR PT POMI. Harapan kami jika ada film bertema anak disabilitas atau edukasi lainnya, kami bisa kembali diundang agar anak-anak mendapatkan pengalaman positif,” pungkasnya.

(Fahrul Mozza)


Post Top Ad