![]() |
| Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Suyudi Ario Seto, menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Indonesia, H.E. Mr. Prapan Disyatat |
JAKARTA, Saksimata.my.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI memperkuat barisan internasional melawan narkotika. Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Kerajaan Thailand untuk Indonesia, H.E. Prapan Disyatat, Selasa (23/12), guna memperdalam kerja sama pemberantasan kejahatan narkotika lintas negara.
Pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia dan Thailand menghadapi ancaman narkotika transnasional, khususnya yang bersumber dari kawasan Golden Triangle—salah satu pusat produksi narkotika dunia.
Suyudi mengapresiasi dukungan Thailand, termasuk dalam pengungkapan kasus besar Sea Dragon Tarawa yang melibatkan warga negara Thailand.
Ia menekankan, perang melawan narkotika tidak bisa dilakukan sendiri dan menuntut kolaborasi erat antarnegara ASEAN.
Dalam pertemuan tersebut, Suyudi juga membeberkan hasil Survei Prevalensi Penyalahgunaan Narkotika BNN–BRIN yang menunjukkan peningkatan prevalensi menjadi 2,11 persen atau sekitar 4,1 juta penduduk usia produktif.
Ancaman tidak hanya datang dari methamphetamine, tetapi juga New Psychoactive Substances (NPS), termasuk etomidate yang kini masuk Narkotika Golongan II berdasarkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2025.
Duta Besar Thailand menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Suyudi sebagai Kepala BNN RI dan berharap kerja sama kedua negara semakin solid.
Ia menyoroti peningkatan status hubungan Indonesia–Thailand menjadi Strategic Partnership pada 2025, bertepatan dengan 75 tahun hubungan diplomatik, dengan fokus kuat pada keamanan dan kejahatan transnasional.
BNN dan Thailand sepakat memperkuat kolaborasi dalam penanganan kasus strategis, termasuk pengejaran buronan Fredy Pratama, pengembangan kasus Dewi Astutik, serta jaringan Sea Dragon Tarawa.
Kedua pihak juga mendorong pertukaran intelijen, kerja sama operasional, dan perpanjangan MoU antara BNN dan ONCB Thailand yang akan berakhir pada 2026.(Red)
