![]() |
| Beberapa penumpang mengantri untuk pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di Stasiun Madiun lantaran dibatalkannya beberapa perjalanan kereta api dampak banjir di Jakarta dan Jawa Tengah. |
MADIUN, Saksimata.my.id – Banjir di petak jalur Sragi–Pekalongan menyebabkan tiga perjalanan kereta api yang melintas Madiun dibatalkan, Senin (19/1/2026). Pembatalan dilakukan karena potensi keterlambatan yang sangat tinggi.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan keputusan ini diambil demi keselamatan dan kenyamanan penumpang.
“Tiga perjalanan KA terpaksa dibatalkan karena dampak banjir dan keterlambatan ekstrem,” ujarnya.
Kereta yang dibatalkan yakni KA Gajayana (KA 35) Malang–Gambir pukul 14.55 WIB, KA Gajayana Tambahan (KA 7001A) Malang–Gambir pukul 18.25 WIB, serta KA Gajayana Tambahan Gambir–Malang pukul 00.10 WIB.
Sementara itu, keberangkatan KA dari wilayah Daop 7 Madiun dipastikan tidak ada pembatalan.
KAI menyampaikan permohonan maaf atas gangguan perjalanan akibat cuaca ekstrem dan genangan air di jalur Sragi–Pekalongan. Hingga dini hari, jalur tersebut telah dinormalisasi dan kembali dapat dilalui kereta.
Terkait pembatalan, KAI memberikan pengembalian tiket 100 persen di luar biaya pemesanan. Pengajuan refund dapat dilakukan maksimal tujuh hari sejak tanggal pembatalan melalui loket stasiun atau Contact Center 121. (Red)
