![]() |
| Pria Mojokerto dibacok adik ipar berakhir damai |
MOJOKERTO, Saksimata.my.id – Peristiwa duel yang berujung pembacokan antara Suprat (59) dan adik iparnya, Joko Setiawan (48), di Desa Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, berakhir damai. Meski mengalami luka bacok di bagian kepala, Suprat memilih memaafkan adik iparnya dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Proses perdamaian dimediasi oleh Kapolsek Kemlagi AKP Marianto di Balai Desa Tanjungan, Jumat (9/1/2026). Mediasi tersebut turut dihadiri perangkat desa, kedua pihak yang terlibat, serta keluarga masing-masing.
AKP Marianto menyampaikan bahwa kesepakatan damai diambil karena kedua belah pihak masih memiliki hubungan keluarga. Keduanya sepakat saling memaafkan dan tidak melanjutkan persoalan ke jalur hukum.
Suprat sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD RA Basoeni, Gedeg, Mojokerto, akibat luka bacok di kepala dan pelipis kanan. Setelah mendapatkan penanganan medis, korban diizinkan pulang untuk menjalani rawat jalan dan kondisinya dinyatakan stabil.
Insiden pembacokan tersebut terjadi pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di rumah mereka. Joko dan Suprat diketahui tinggal serumah dan kerap terlibat pertengkaran akibat persoalan sepele. Adu mulut yang terjadi siang itu kemudian berkembang menjadi duel.
Menurut keterangan kepolisian, Joko diduga mengalami gangguan kejiwaan sehingga warga sekitar tidak berani melerai perkelahian tersebut.
Dalam kondisi emosi, Joko mengambil parang dari dalam rumah dan menyerang Suprat hingga korban tersungkur di jalan depan rumah dengan luka bacok serius.
Beruntung, nyawa Suprat berhasil diselamatkan setelah mendapat perawatan medis. Sementara itu, Joko juga sempat dibawa ke rumah sakit yang sama untuk menjalani visum. Kasus ini akhirnya diselesaikan secara damai demi menjaga keutuhan keluarga.(Red)
