![]() |
| Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Airlangga Pribadi, |
SURABAYA, Saksimata.my.id — Jagat media sosial diramaikan dengan beredarnya surat instruksi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang memerintahkan seluruh Fraksi PDI Perjuangan di DPRD provinsi maupun kabupaten/kota se-Jatim untuk menyusun laporan kinerja kepada rakyat.
Surat bertanggal 29 Desember 2025 tersebut menarik perhatian publik karena dinilai sebagai langkah yang jarang dilakukan partai politik secara terbuka. Instruksi ini pun menuai beragam respons, termasuk dari kalangan akademisi.
Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Airlangga Pribadi, menilai kebijakan tersebut sebagai wujud nyata transparansi dan akuntabilitas politik. Menurutnya, langkah PDIP Jatim mencerminkan kesadaran bahwa partai politik merupakan saluran representasi rakyat yang harus berpijak pada prinsip kedaulatan rakyat dalam demokrasi.
“Instruksi untuk membuat laporan kepada rakyat adalah bentuk penghormatan terhadap kedaulatan rakyat, sekaligus praktik transparansi dan akuntabilitas yang patut diapresiasi,” ujar Airlangga, Jumat (9/1/2026).
Ia menambahkan, viralnya surat instruksi itu menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap praktik pertanggungjawaban politik. Dalam perspektif ideologis Bung Karno, langkah tersebut merepresentasikan peran partai politik sebagai penyambung lidah rakyat.
Airlangga menjelaskan, dalam konsep kedaulatan rakyat, rakyat merupakan pemilik sah kekuasaan, sementara partai politik dan para wakilnya berperan sebagai penyelenggara mandat publik. Karena itu, penyampaian laporan kinerja kepada rakyat menjadi konsekuensi logis dari amanah politik yang diberikan pemilih.
Menurutnya, inisiatif laporan terbuka berpotensi memperbaiki tradisi politik yang selama ini menempatkan rakyat sebatas objek elektoral, tanpa mendapatkan informasi memadai terkait kinerja wakilnya.
“Ini bisa menjadi titik balik bagi praktik politik yang lebih sehat, di mana rakyat tidak lagi diabaikan dalam proses-proses politik,” katanya.
Airlangga berharap, langkah PDIP Jatim tersebut dapat menjadi pemantik lahirnya budaya baru dalam politik nasional. Ia menilai, tradisi pelaporan kinerja secara terbuka akan memperkuat kepercayaan publik terhadap partai politik dan wakil rakyat.
“Semoga ini berkembang menjadi tradisi politik yang baik dan berkontribusi pada penguatan demokrasi di Indonesia,” pungkasnya. (Red)
%20Surabaya,%20Airlangga%20Pribadi.webp)