Revitalisasi Pasar Sayur, Magetan Bidik Dana Pusat Rp100 M

Targetkan Revitalisasi Pasar Sayur 1 dan 2, Pemkab Magetan Ajukan Anggaran Rp100 M ke Pusat


MAGETAN, Saksimata.my.id – Pemerintah Kabupaten Magetan tancap gas mengupayakan revitalisasi Pasar Sayur 1 dan Pasar Sayur 2. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemkab resmi mengajukan anggaran Rp100 miliar ke pemerintah pusat dengan target realisasi pembangunan pada 2027.

Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, menyatakan pengajuan tersebut telah dikonsultasikan langsung ke Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PUPR. Dalam konsultasi itu, Disperindag membawa dokumen Readiness Criteria (RC) sebagai syarat utama pencairan bantuan pusat.

“Kami sudah menyampaikan RC ke Dirjen Prasarana Strategis Kementerian PUPR. Tinggal melengkapi beberapa catatan,” ujar Kiki, Kamis (29/1/2026).

Ia mengungkapkan, sejumlah persyaratan masih harus dipenuhi, terutama justifikasi teknis serta surat rekomendasi dari Kementerian Perdagangan. Proses rekomendasi tersebut kini sedang dikebut melalui aplikasi Sistem Informasi Sarana Perdagangan (SISP).

“Kami targetkan tahun ini seluruh RC dan rekomendasi Kemendag bisa lengkap,” tegasnya.

Jika seluruh dokumen rampung pada 2026, kepastian alokasi anggaran diperkirakan keluar di akhir tahun. Dengan skema tersebut, pembangunan fisik pasar baru bisa dimulai pada tahun anggaran 2027, bergantung persetujuan kementerian terkait dan dukungan DPR RI.

“Informasi dapat atau tidaknya anggaran kemungkinan besar baru diketahui akhir tahun ini, untuk realisasi 2027,” jelas Kiki.

Pengajuan Rp100 miliar ini merupakan hasil efisiensi dari masterplan awal yang nilainya mencapai Rp238 miliar. Pemangkasan dilakukan agar usulan lebih realistis dan berpeluang besar disetujui, tanpa menghilangkan kebutuhan utama revitalisasi pasar.

“Untuk Pasar Sayur 1 dan 2 kami ajukan bersamaan, totalnya sekitar Rp100 miliar,” imbuhnya.

Disperindag Magetan memastikan terus mengawal proses administrasi hingga tuntas, sembari menunggu hasil verifikasi teknis dari pemerintah pusat terkait besaran anggaran final yang akan disetujui.(Red)

Alt/Text Gambar
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak