Hujan dan Angin Robohkan Tiga Rumah di Situbondo

Petugas BPBD Situbondo, Jawa Timur, di lokasi rumah ambruk di Desa Tenggir, Kecamatan Panji. Minggu (1/2/2026) ANTARA/HO-BPBD Situbondo


SITUBONDO, Saksimata.my.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo mencatat tiga rumah warga ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan cuaca ekstrem terjadi sejak Sabtu (31/1) malam hingga Minggu (1/2). Dua rumah warga di Desa Tenggir, Kecamatan Panji, roboh pada Sabtu malam sekitar pukul 23.30 WIB.

Dua rumah yang ambruk masing-masing milik Minari dan Junaida. Reruntuhan bangunan menimpa Junaida serta dua anaknya, Rendy (15) dan Nur Islamiya Putri (3), yang saat kejadian sedang tidur di dalam rumah.

“Ibu Junaida mengalami luka di bagian kepala, dada, dan kedua kaki, sedangkan dua anaknya mengalami luka ringan. Sementara pemilik rumah Minari selamat karena saat kejadian berada di teras,” kata Puriyono, Minggu.

Selain itu, pada Minggu siang, hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan rumah milik Busarti (59) di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, ambruk pada bagian belakang dan dapur. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena pemilik rumah berada di luar rumah saat peristiwa terjadi.

BPBD Situbondo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.(Red)

Alt/Text Gambar
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak