69 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi

 

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya melantik puluhan pejabat pemkot, Jumat (2/1/2026).


SURABAYA, Saksimata.my.id Pemerintah Kota Surabaya melakukan mutasi dan rotasi terhadap 69 pejabat pada awal 2026. Perombakan ini mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, hingga fungsional hasil penyetaraan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, rotasi dilakukan untuk menyegarkan organisasi dan memutar pejabat yang telah menduduki jabatan lebih dari tiga tahun. Kebijakan tersebut, kata dia, konsisten diterapkan sejak awal masa kepemimpinannya.

“Supaya teman-teman benar-benar merasakan tanggung jawab di dinas yang berbeda, memiliki pengalaman, dan memahami seluruh OPD,” ujar Eri di Gedung Sawunggaling, Jumat (2/1/2026).

Eri menekankan, 69 pejabat yang dilantik wajib menunjukkan kinerja maksimal. Seluruh pejabat akan dievaluasi setiap enam bulan melalui sistem rapor kinerja yang hasilnya dapat diketahui publik.

“Saya minta Pak Sekda, seluruh kepala dinas, kabid, camat, lurah, ada rapor enam bulan sekali dan ditunjukkan ke masyarakat,” tegasnya.

Setiap pejabat ditargetkan meraih nilai minimal 80. Nilai tersebut harus dipertahankan hingga Desember 2026. Jika terjadi penurunan kinerja, tidak ada remedial, melainkan langsung penurunan jabatan.

“Mei–Juni rapor pertama keluar, Desember dievaluasi lagi. Indikatornya jelas dan ditandatangani dalam kontrak kinerja,” pungkas Eri.

Berdasarkan data Pemkot Surabaya, total 69 pejabat dilantik dalam mutasi kali ini. Dua di antaranya adalah Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Iman Krestian dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Surabaya Lasidi.(Red)

Alt/Text Gambar
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak