Drama Pingsan Istri Bandar, Sabu Nyaris Hilang

 

Seorang ibu rumah tangga berinisial ML alias Mila, yang diduga terkait erat dengan bandar sabu, lolos dari penangkapan setelah berpura-pura tidak sadarkan diri saat penggerebekan berlangsung, Kamis (1/1/2026).


MANDAILING NATAL, Saksimata.my.id — Penggerebekan kasus narkoba di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, diwarnai drama. Istri pengedar sabu berinisial R, yakni M, berpura-pura pingsan saat didatangi polisi, sekaligus mencoba kabur dan membuang barang bukti.

“Pas ketangkap itu pura-pura pingsan,” ujar Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh kepada detikSumut, Sabtu (3/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Sikapas, Kecamatan Muara Batang Gadis, Senin (24/11/2025). Polisi bergerak setelah menerima laporan adanya transaksi sabu di desa tersebut. 

Dari hasil penyelidikan, petugas lebih dulu menangkap seorang pria berinisial IL. Kepada polisi, IL mengaku memperoleh sabu dari R dan seorang pelaku lain berinisial G.

Berdasarkan pengakuan itu, tim gabungan Polsek Muara Batang Gadis dan Satresnarkoba Polres Madina mendatangi rumah R. Namun, saat petugas tiba, R sudah lebih dulu melarikan diri.

Di lokasi, polisi hanya mendapati M. Mengetahui kedatangan petugas, M mencoba kabur ke belakang rumah sambil membawa bungkusan sabu yang diduga milik suaminya.

“M tahu petugas datang, barang bukti itu dibawanya ke belakang rumah untuk dibuang,” jelas Arie.

Aksi tersebut berhasil digagalkan. Saat dicegat petugas, M berdalih bungkusan yang dibawanya hanyalah sampah. Ketika polisi hendak membuka bungkusan itu, M tiba-tiba berpura-pura pingsan.

Drama itu mengundang perhatian warga sekitar hingga berkerumun di lokasi. Polisi sempat berupaya membawa M ke puskesmas, namun mendapat penolakan dan sempat dihalangi warga. Akhirnya, M hanya diamankan sementara di dalam rumah.

Situasi makin memanas ketika ratusan warga berkumpul dan memprotes tindakan polisi. Setelah memberikan penjelasan kepada masyarakat, petugas kembali masuk ke rumah untuk memeriksa kondisi M.

Namun, yang terbaring di dalam rumah ternyata bukan M, melainkan anaknya yang berpura-pura pingsan dan menyamar sebagai sang ibu. M diketahui telah kabur melalui bagian belakang rumah.

“Waktu dicek lagi, yang ada bukan ibunya, tapi anaknya. Anaknya pura-pura pingsan juga. M berhasil melarikan diri dan masih kita kejar,” ungkap Arie.

Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 97,32 gram. Hingga kini, polisi masih memburu M serta mendalami keterlibatannya dalam jaringan narkoba bersama sang suami.

“Masih perlu pembuktian. Yang jelas, barang bukti ada padanya. Dia seharusnya menjelaskan, bukan kabur,” tegas Arie.

Selain itu, polisi juga menyelidiki peran warga yang menghalangi proses penegakan hukum. Kapolres Madina mengimbau masyarakat agar mendukung upaya pemberantasan narkoba, bukan justru menghambat kerja aparat.(Red)

Alt/Text Gambar
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak