![]() |
| MENUMPUK: Pekerja menggunakan ekskavator mengangkat tumpukan sampah bawaan banjir yang menyumbat saluran jembatan avour Glintongan, Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending. |
PROBOLINGGO, Saksimata.my.id – Tumpukan sampah dan ranting bawaan banjir menyumbat saluran air di jembatan avour Glintongan, Desa Brumbungan Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu banjir jika tidak segera ditangani.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo langsung turun tangan melakukan pembersihan sejak Senin (12/1) sore hingga malam. Hasilnya, petugas mengangkut sedikitnya dua truk sampah yang diduga menjadi penyebab utama tersumbatnya aliran air.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, menyebut tumpukan ranting pohon menjadi faktor dominan penghambat aliran air dari hulu.
“Ranting kecil terlihat sepele, tapi jika menumpuk akan memadat dan membendung air. Ini salah satu pemicu banjir,” tegasnya.
Karena volume sampah cukup tebal, BPBD mengerahkan alat berat ekskavator untuk mempercepat pembersihan. Sekitar 25 personel gabungan diturunkan guna memastikan saluran air kembali normal.
“Sebanyak dua dump truk sampah berhasil kami angkut, dan sisa sampah lainnya segera kami bersihkan,” jelas Oemar.
BPBD mengimbau masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan, mengingat musim hujan telah memasuki puncaknya dan potensi banjir masih tinggi.
“Mudah-mudahan setelah material sampah diangkat, aliran air bisa normal kembali dan tidak terjadi banjir. Masyarakat juga harus tetap waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi,” ujarnya. (Red)
