![]() |
| Tes urine warga binaan dan petugas Rutan Kelas IIB Situbondo, Jawa Timur. Kamis (8/1/2026) |
SITUBONDO, Saksimata.my.id – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Situbondo, Jawa Timur, melaksanakan tes urine secara mendadak terhadap warga binaan dan seluruh petugas, Kamis. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini serta penguatan pengawasan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Kepala Rutan Situbondo, Suwono, menyampaikan bahwa tes urine acak tersebut merupakan bagian dari strategi berkelanjutan dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba di dalam rutan. Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Menurutnya, pemeriksaan mendadak sangat penting untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan narkoba, baik oleh warga binaan maupun petugas. Pengawasan ketat, kata Suwono, menjadi kunci keberhasilan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Ia menegaskan, tes urine tidak hanya bersifat represif, tetapi merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan sekaligus bentuk komitmen menjaga integritas petugas Rutan Situbondo.
“Hanya dengan lingkungan yang benar-benar bersih dari narkoba, proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial warga binaan dapat berjalan optimal,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh petugas dan sepuluh warga binaan yang dites dinyatakan negatif narkoba. Suwono menegaskan, pemeriksaan dapat dilakukan sewaktu-waktu, dan apabila ditemukan pelanggaran, pihaknya akan menindak tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan (Red)
