442 Peserta Gaungkan Bhinneka Tunggal Ika di AMN Surabaya - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

28/10/2026

442 Peserta Gaungkan Bhinneka Tunggal Ika di AMN Surabaya

442 Peserta Gaungkan Bhinneka Tunggal Ika di AMN Surabaya




SURABAYA, Saksimata.my.id - Sebanyak 442 peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya Indonesia di lingkungan mahasiswa.

Peringatan yang berlangsung di Lapangan Upacara AMN Surabaya tersebut diisi dengan upacara bendera dan lomba peragaan busana adat Nusantara. Para peserta tampil membawa identitas budaya dari berbagai daerah sebagai gambaran keberagaman Indonesia yang dipersatukan oleh semangat kebangsaan.

Direktur Eksekutif AMN Surabaya, Dhian Satria Yudha Kartika, bertindak sebagai pembina upacara. Pegawai dan mahasiswa penghuni asrama turut mengikuti prosesi dengan mengenakan busana tradisional.

Dalam amanatnya, Dhian menegaskan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk membangun kebersamaan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk menjaga persatuan dan mempererat persaudaraan antargenerasi muda.

Menurut Dhian, lingkungan AMN Surabaya menjadi ruang bagi mahasiswa dari berbagai daerah untuk belajar saling menghargai, memperkuat hubungan antarsesama, serta menumbuhkan semangat kebangsaan sebagai generasi penerus Indonesia.

Fashion Show Pakaian Adat Perkenalkan Kekayaan Budaya

Semangat Bhinneka Tunggal Ika berlanjut melalui lomba peragaan busana adat yang diikuti 13 kelompok. Setiap kelompok menampilkan pakaian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

Tidak sekadar memperagakan busana, masing-masing kelompok juga didampingi narator yang menjelaskan filosofi, sejarah, dan makna budaya di balik pakaian yang ditampilkan. Penilaian meliputi keharmonisan peragaan serta kedalaman narasi mengenai budaya yang diangkat.

Format tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal kekayaan tradisi Nusantara sekaligus memahami nilai-nilai yang melekat pada setiap warisan budaya.

Keberagaman Menjadi Modal Penguatan Persatuan

Peringatan Sumpah Pemuda di AMN Surabaya memperlihatkan pentingnya ruang perjumpaan bagi mahasiswa dengan latar belakang daerah dan budaya yang berbeda. Kehidupan bersama di lingkungan asrama dapat menjadi kesempatan untuk membangun sikap saling menghormati dan memperkuat rasa persaudaraan.

Pesan persatuan tersebut relevan dengan semangat Sumpah Pemuda, yang menempatkan identitas kebangsaan sebagai perekat di tengah perbedaan suku, budaya, dan daerah asal.

Melalui kegiatan upacara dan peragaan busana adat, AMN Surabaya mengangkat kebudayaan sebagai sarana pendidikan kebangsaan. Tantangan berikutnya adalah menjaga agar nilai toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini menjadi pengingat bahwa semangat Bhinneka Tunggal Ika perlu dirawat melalui interaksi, sikap saling menghargai, dan komitmen bersama untuk menjaga persatuan Indonesia.

(Red)


Post Top Ad