Karhutla Arjuno-Welirang, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran - Saksimata

Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

23/10/2026

Karhutla Arjuno-Welirang, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Karhutla Arjuno-Welirang, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran




PASURUAN, Saksimata.my.id - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terus dilakukan dengan memprioritaskan pemadaman titik api, keselamatan personel, serta penyelidikan penyebab kebakaran. Aparat gabungan dari Polres Pasuruan, Satbrimob Polda Jawa Timur, Tahura Raden Soerjo, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengoordinasikan langkah penanganan dalam rapat di Pos 1 Karhutla Polri, kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kamis (22/10/2026).

Rapat yang berlangsung pukul 19.45–20.20 WIB tersebut dipimpin Dansat Brimob Polda Jawa Timur Kombespol Dwiyanto Nugroho dan dihadiri Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono beserta jajaran terkait. Koordinasi dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan efektif sekaligus mengantisipasi risiko terhadap petugas di lapangan.

Berdasarkan paparan dalam rapat tersebut, sejumlah titik kebakaran di Kecamatan Prigen dilaporkan telah padam, yakni Blok Alap-Alap, Kop-Kopan, dan Bunggul Dem. Namun, kebakaran di Blok Pucuk Limas masih dalam penanganan dengan luas area terdampak sekitar 71 hektare.

Sementara itu, di Kecamatan Purwodadi, kebakaran dilaporkan terjadi di Blok Petung Ombo dengan luas sekitar 52 hektare dan Blok Balong sekitar 23 hektare. Kondisi tersebut menunjukkan penanganan karhutla masih membutuhkan koordinasi lintas instansi, terutama untuk memastikan titik kebakaran yang belum tertangani tidak meluas.

Keselamatan Personel Jadi Prioritas

Dalam operasi pemadaman, puluhan personel gabungan sempat menghadapi situasi berbahaya ketika pergerakan api mendekati tim di lapangan. Seluruh personel, termasuk tim evakuasi, dilaporkan berhasil kembali ke posko dalam keadaan selamat.

Untuk memastikan kondisi mereka, tim medis Brimob bersama Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Pasuruan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap personel yang terlibat dalam operasi.

Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam penanganan bencana, mengingat kondisi medan, vegetasi, serta pergerakan api dapat meningkatkan risiko bagi petugas yang melakukan pemadaman secara langsung.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Selain fokus pada pemadaman, Satreskrim Polres Pasuruan bersama tim identifikasi Polda Jawa Timur melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran hutan dan lahan di kawasan Arjuno-Welirang.

Di lokasi, petugas menemukan arang dan vegetasi yang terbakar. Meski demikian, dugaan titik awal kebakaran masih didalami melalui pemeriksaan lanjutan dan direncanakan dilakukan pengujian laboratorium. Dengan demikian, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil penyelidikan.

Proses penyelidikan tersebut penting untuk memperoleh dasar faktual mengenai sumber awal api. Kesimpulan mengenai penyebab kebakaran perlu mengacu pada hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan di lapangan, bukan sekadar dugaan.

Dampak terhadap Warga dan Lingkungan

Di sisi lain, BPBD Kabupaten Pasuruan turut mendistribusikan bantuan logistik dan menyalurkan air bersih kepada warga terdampak. Petugas juga melakukan pendataan terhadap kerusakan jaringan pipa air yang berkaitan dengan dampak kebakaran.

Upaya tersebut memperlihatkan bahwa penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan pendataan kerusakan infrastruktur.

Koordinasi antara aparat kepolisian, petugas kehutanan, unsur penanggulangan bencana, dan pihak terkait diharapkan dapat menekan dampak kebakaran terhadap masyarakat serta kawasan hutan.

Ke depan, perkembangan penanganan di titik-titik yang masih terbakar, hasil penyelidikan penyebab kebakaran, serta tindak lanjut pemulihan fasilitas warga menjadi aspek penting yang perlu dipantau. Informasi tersebut diperlukan agar penanganan karhutla di kawasan Gunung Arjuno-Welirang berlangsung terukur, transparan, dan mengutamakan keselamatan.

(Red)


Post Top Ad